Kulit manusia merupakan organ tubuh terbesar dan terluar sehingga rentan terhadap kontaminasi bakteri dan kotoran. Mengabaikan kesehatan kulit dapat menyebabkan masalah kesehatan yang lebih serius. Inilah pentingnya menjaga kesehatan kulit dengan cara yang benar.
Tentu saja, perawatan kulit tidak hanya mencakup penggunaan produk perawatan kulit, tetapi juga perawatan dalam dengan gaya hidup sehat. Lalu apa saja yang harus diperhatikan jika ingin menjaga kecantikan kulit luar dan dalam?
Bagaimana menjaga bagian dalam dan luar kulit Anda tetap sehat
Ada tiga hal dasar yang perlu Anda lakukan untuk menjaga kesehatan kulit Anda: membersihkan, melembabkan, dan melindungi.
Berikut adalah beberapa tips yang harus Anda ikuti untuk mencapai tujuan ini.
1. Makan makanan yang sehat
Diet yang Anda makan mempengaruhi kesehatan kulit Anda. Selain pola makan yang seimbang dan sehat, usahakan untuk mengonsumsi makanan yang mengandung antioksidan dan vitamin yang penting untuk kulit Anda.
Beberapa makanan yang baik untuk kulit Anda antara lain:
- Buah dan sayuran berwarna kuning atau oranye (seperti wortel dan tomat),
- Sayuran berdaun hijau seperti bayam dan brokoli,
- Susu rendah lemak,
- Beri,
- Kacang dan lentil
- Ikan berlemak seperti salmon dan mackerel.
2. Jangan Merokok
Salah satu cara merawat kulit adalah dengan menghindari rokok.
Merokok dapat menyempitkan pembuluh darah kecil di lapisan terluar kulit. Akibatnya, sirkulasi darah memburuk dan kulit tampak pucat dan kusam.
Merokok juga merusak kolagen dan elastin pada jaringan kulit. Keduanya merupakan protein penting yang menjaga kulit tetap sehat dan kenyal.
Pemecahan kolagen dan elastin menyebabkan kulit berkerut, membuatnya tampak cepat tua.
3. Kelola stres Anda sebanyak mungkin
Hormon kortisol, yang diproduksi tubuh saat stres, dapat meningkatkan produksi lemak alami kulit.
Minyak yang berlebih lambat laun bisa menutup poripori kulit dan menjebak bakteri penyebab jerawat di dalamnya. Inilah mengapa perawatan kulit tidak lengkap tanpa pengelolaan stres yang baik.
Anda bisa mencoba meluangkan waktu untuk melakukan hal yang disukai, rehat sejenak dari kesibukan, atau berkonsultasi kepada psikolog bila perlu.
4. Perbanyak beraktivitas fisik
Aktivitas fisik membantu menjaga kesehatan kulit dengan cara meningkatkan pasokan darah kaya oksigen dan nutrisi ke dalam sel kulit. Menurut sebuah studi oleh
Journal Aging Cell, tubuh juga melepaskan zat yang disebut IL15 selama berolahraga.
Oksigen dan nutrisi yang cukup membantu sel-sel kulit meremajakan diri. IL15, di sisi lain, dapat mengurangi kerusakan kulit pada tingkat sel.
Ini menjaga kesehatan kulit dan memperlambat proses penuaan kulit.
5 Tidur yang cukup
Kualitas tidur yang baik membantu memberikan waktu pada kulit untuk beristirahat dan memperbarui sel yang rusak.
Hal tersebut dibuktikan dalam penelitian terbitan jurnal Clinical and Experimental Dermatology pada 2015 lalu.
Penelitian tersebut menemukan bahwa orang yang tidur 7–9 jam di malam hari memiliki kulit yang lebih lembap.
Selain itu, tidur yang cukup juga mencegah munculnya kantong mata, kerusakan kulit akibat sinar UV, serta kulit yang lelah dan kusam.
6. Jauhi alkohol
Perawatan kulit Anda tidak akan optimal bila Anda mengonsumsi alkohol sebab alkohol membuat produksi kolagen berkurang.
Jika kulit kekurangan kolagen, proses perbaikan kulit akan melambat sehingga kerutan dan garis halus muncul lebih cepat.
Ditambah lagi, alkohol dapat melebarkan pembuluh darah, khususnya pada area sekitar mata.
Pembuluh darah yang lebar membuat kulit tampak kemerahan dan menyebabkan pembengkakan pada daerah kelopak mata.
7. Melindungi kulit dari sinar matahari
Anda perlu menjaga kesehatan kulit dengan melindunginya dari sinar matahari, terutama saat matahari bersinar paling terik antara pukul 10 pagi hingga 4 sore.
Jika Anda memiliki aktivitas untuk dilakukan saat ini, kami sangat menyarankan Anda melakukan hal berikut:
Gunakan pakaian pelindung seperti lengan panjang, celana panjang dan topi. Bersembunyi di tempat teduh di luar ruangan. Gunakan tabir surya dengan SPF 15 atau lebih tinggi. Oleskan tabir surya kira-kira 20 menit sebelum aktivitas dan kemudian aplikasikan kembali setiap 2 jam.
8. Cuci muka dengan benar
Mencuci wajah akan membantu menghilangkan kotoran dan bakteri dari kulit.
Saat mencuci muka dengan sabun, pilihlah toner yang sesuai dengan jenis kulit Anda.
Terdapat berbagai macam jenis sabun muka, contohnya sabun muka tanpa busa untuk kulit kering dan sensitif.
Selain itu, pula sabun muka gel untuk kulit berminyak, sabun muka losion untuk kulit kombinasi, dan masih banyak lagi.
9. Gunakan pelembap sesuai jenis kulit
Perawatan kulit yang baik perlu mencakup penggunaan pelembap (moisturizer), sebab produk inilah yang akan menjaga kulit tetap terhidrasi dari luar.
Seperti halnya sabun muka, Anda pun perlu memilih pelembap sesuai jenis kulit.
Waktu terbaik untuk mengoleskan pelembap adalah setelah mandi atau mencuci muka karena kulit masih lembap.
Kulit yang dilembabkan mengikat bahan-bahan krim pelembab dengan lebih baik dan membuat efeknya lebih terasa.
10. Hindari produk yang dapat mengiritasi kulit
Meski diklaim mampu menjaga kesehatan kulit, beberapa produk perawatan kulit justru bisa merusak kulit dengan cara tertentu.
Kandungan alkohol pada beberapa toner dapat mengiritasi kulit sensitif. Selain alkohol, aroma produk tertentu dapat menyebabkan reaksi alergi dan iritasi pada sebagian orang.
Oleh karena itu, jika memungkinkan, pilihlah produk perawatan kulit dengan bahan tambahan sesedikit mungkin.
Agar kulit tetap bersih dan berkilau, Anda perlu menjaga kesehatan kulit dengan merawatnya dari luar dan dalam.
Perawatan kulit yang tepat melibatkan gaya hidup sehat dan menggunakan produk yang tepat.
Jika Anda memiliki pertanyaan lebih lanjut, konsultasikan dengan dokter kulit atau dokter kulit Anda untuk mendapatkan solusi yang tepat.


Komentar
Posting Komentar